Literasi Zakat

Merupakan halaman khusus yang berisi tulisan-tulisan (literasi) dari mahasiswa SKSS BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengenai zakat, infak, aupun sedekah.

Sedekah merupakan ialah memberikan sedikit harta yang telah diperoleh kepada seseorang tanpa pamrih. Sedekah juga merupakan sebuah sunnah nabi yang sampai sekarang ini masih diamalkan. Nahh, dan siapakah yang berhak menerima sedekah tersebut ?? Tidak ada batasan untuk kita mau memberikan kepada siapa. Karena kaya ataupun miskin itu sama saja di mata allah. Orang yang bersedekah itu tidak ada ruginya dan juga tidak akan membuat kita menjadi miskin, justru sebaliknya. Bahkan, segala urusanmu akan dipermudah oleh Allah SWT. Dalam menjalani kehidupan di dunia berbuat baik adalah jalan yang sangat benar. Memberikan sesuatu kepada orang yang membutuhkan akan menolong situasi sosialnya, bahkan akan menolong hidupnya. Dalam bersedekah tidak usah terlalu banyak yang nantinya malah akan membuat kita mengeluh karena harta kita menjadi sedikit. Namun sekecil apapun bentuk dari sedekah jika kita memberikannya dengan ikhlas maka kita akan merasa bahwa harta yang kita berikan itu semakin bertambah. Tanpa kita sadari juga pahala terus mengalir dengan apa yang telah kita perbuat. Jadi marilah mulai dari sekarang kita biasakan diri untuk bersedekah kepada sesama. Banyak dari kita yang masih membutuhkan uluran tangan kita, untuk menyambung hidup dimasa pandemi seperti sekarang ini. Meskipun itu tidak seberapa tapi bagi mereka yang berada disana itu sangat berharga… (fatihrizalliterasi.blogspot.com)

Menurut survey yang dilakukan oleh lembaga amal Inggris, Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2018, untuk pertama kalinya Indonesia disebut sebagai negara yang paling dermawan sedunia. Pada saat kondisi ini, banyak sekali tergugah akan kisah kemanusiaan dimana pandemi Covid 19 mereka membutuhkan uluran dari yang paling kuat.Bahkan, menurut Yusuf Qardhawi, seorang ulama’ kontemporer menyatakan bahwa Islam memandang perbuatan yang tidak dapat dibenarkan, apabila seseorang yang hidup di tengah masyarakat Islam, sekalipun Ahl Al-Dhzimmah (warga non-Muslim) menderita lapar, tidak berpakaian, menggelandang (tidak bertempat tinggal). Apalagi, di Indonesia memiliki penduduk yang mayoritas beragama Islam, dimana potensi zakat, infaq, dan shadaqah memiliki peran penting untuk memeranginya.
Sementara itu, seperti hasil laporan dari lembaga nirlaba yang fokus menyoroti kemiskinan dunia, Oxfam memperingatkan bahwa potensi kematian akibat kelaparan saat pandemi Covid-19 diperkirakan 12 ribu per hari di akhir 2020. Didalamya disebutkan, bahwa potensi kematian akibat kelaparan bisa merenggut lebih banyak nyawa dari pada infeksi virus corona sendiri.
Apapun dari semua itu, pasti ada hikmah positif penting. Disaat seperti inilah jiwa kemanusiaan sedang di uji. Dari kalangan atas melindungi menengah kebawah, dimana dibutuhkannya penguatan spririt kemanusiaan. Salah satunya, bagaimana upaya yang mesti dilakukan saat ini untuk mengentaskan kemiskinan.
Di sudut lain, seperti yang baru-baru ini terjadi di Bogor, terdapat seorang pedagang sandal yang berasal dari Sukabumi tergeletak tak sadarkan diri. Lalu apa yang sudah terjadi sebenarnya? Bahwa pedagang tersebut menderita kelaparan. Dan kondisinya mulai membaik setelah diberi makan. Memang tidak dipungkiri, untuk menghadapi ekonomi bukan suatu hal yang mudah akibat dari adanya dampak pandemi ini.Oleh karena itulah, optimalisasi dari zakat, infaq, dan shadaqah ini sebagai wujud kedermawanan yang harus terus tetap dibumikan untuk mereka semua. Diharapkan dengan adanya ini, bisa membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah kemiskinan yang ada di Indonesia bahkan dunia. Wallahu ‘alam… (sepenggaltulisan2910.blogspot.com)

Sedekah menurut KBBI berarti pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, di luar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. Pengertian secara umum shadaqah atau sedekah adalah mengamalkan harta di jalan Allah dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan, dan semata-mata mengharapkan ridha-Nya sebagai bukti kebenaran iman seseorang. Istilah lain sedekah adalah derma dan donasi. Selain sebagai bentuk amalan dan kebenaran iman seseorang terhadap perintah Allah swt, shadaqah memiliki banyak keutamaan dalam pelaksanaannya antara lain: 1. Orang yang bersedekah denga ikhlas akan mendapatkan perlindungan dan naungan Arsy di hari kiamat. 2. Sebagai obat bagi berbagai macam penyakit, baik penyakit jasmani maupun rohani. 3. Allah akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah, (QS. Al-Baqarah: 245) 4. Shadaqah merupakan indikasi kebenaran iman seseorang. 5. Sebagai penghapus kesalahan 6. Shadaqah merupakan pembersih harta dan mensucikannya dari kotoran. 7. Shadaqah juga merupakan tanda ketaqwaan, (QS. Al-Baqarah: 2-3) 8. Shadaah adalah perisai dari neraka 9. Sebagai pelindung di Padang Mahsyar 10. Orang yang bersedekah termasuk kedalam tujuh orang yang dinaungi di akhirat nanti 3 Sedekah Yang Paling Utama Di Sisi Allah Dalam bersedekah, tidak ada batasan kepada siapa sedekah diberikan, dalam bentuk apa sedekah diberikan, maupun besaran sedekah itu diberikan. Tapi tahukah kamu kalau ada beberapa hal yang lebih utama jika dilakukan dalam bersedekah?. 1. Sedekah Jariyah, Sedekah jariyah adalah sedekah yang diniatkan untuk kebaikan. Nantinya kebaikan itu masih terus dirasakan hingga orang yang sedekah tersebut meninggal dunia. Misalnya sedekah dalam pembangunan masjid, saluran air, dan sebagainya. Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Muslim, “Rasulullah bersabda, Jika seorang anak Adam meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga hal, sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak (sholeh) yang mendoakan orangtuanya.” 2. Sedekah yang Sembunyi-sembunyi Kita dianjurkan untuk tidak pamer (riya) dengan semua bentuk ibadah yang kita lakukan, terutama sedekah. Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 262 Allah berfirman, “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudia mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti perasaan (si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Allah.” Selain itu, Allah juga menegaskan firman-Nya dalam Al-Baqarah Ayat 264 bagi orang yang memamerkan amalan sedekahnya. Allah berfirman, ” Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan (si penerima).” 3. Sedekah Kepada Kerabat Sebagai manusia, sepatutnya kita tidak memilih-milih kepada siapa kita bersedekah. Namun, ada baiknya kita mengedepankan orang terdekat yang terkena musibah untuk kita bantu. Seperti yang tertulis dalam Hadist Riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Bersedekah kepada orang miskin adalah satu sedekah dan kepada kerabat ada dua (kebaikan), sedekah, dan silaturrahim… (putrialfyn.blogspot.com)

Ada seseorang lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah mall megah.Dari baju nya kelihatan kalau lelaki tua tersebut dari golongan fakir.Para pengunjung mall tersebut yang rata rata orang (Borjuis) itu melihat aneh kepada lelaki tua itu, tetapi tidak pada pemilik toko sepatu di dalam mall tersebut. Pemilik toko :”Mau cari apa pak?”,tanyanya ramah. Lelaki tua:”itu mbak…Saya mau beli 2 pasang sepatu untuk anak saya”,jawabnya ragu. Pemilik toko:”ada apa pak?” Lelaki tua :”gini mbak saya agak ragu karena saya hanya punya uang 100 ribu rupiah .Apa itu cukup untuk membeli 2 pasang sepatu? Tak perlu bagus yang penting bisa dipakai untuk sekolah Pemilik toko:”ohh cukup pak! Saya punya sepatu cukup bagus dan kualitasnya terjamin awet dari luar negeri harga nya cuma 50 ribu rupiah saja pak..nanti ada bonus nya tas sekalian pak. Lega wajah lelaki tua tersebut bersinar cerah .Ia menyodorkan uang 100 ribu untuk membelinya 2 pasang sepatu tersebut. Ada pembeli yang tadi inggin membeli sepatu tersebut melihat dan mendengar percakapan tersebut kemudian si pembeli itu bertanya kepada pemilik toko sepatu tersebut. Si pembeli tadi bertanya ngak salah mbak .?kau bilang tadi sepatu itu yang paling bagus dan mahal yang ada di toko mu ini.Sekarang kau jual kepada lelaki tua ini 100 ribu .setengah nya protes si pembeli tersebut. Pemilik toko:”memang benar harga sepatu itu aslinya 400 ribu per pasang dan itu aku menjual kepada mu tidak kurang tidak lebih .Memang kemarin itu aku berdagang dengan manusia tapi sekarang aku berdagang dengan Allah SWT. Pemilik toko :”Demi Allah aku hanya inggin melihat lelaki tua itu bisa tersenyum bahagia karena membelikan sepatu anak nya untuk sekolah… (tulisanku-pendiksusanto.blogspot.com)

Dalam kehidupan di dunia ini, tentunya manusia tidak lepas dari mencari penghidupan demi untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari atau bahkan untuk menyenangkan dirinya sendiri. Pekerjaan yang mereka banggakan dengan gaji yang sangat menjanjikan, mungkin itu adalah cita-cita sebagian manusia. Saking sibuknya mereka dengan pekerjaan, sibuk mengejar dunia, hingga lupa bahwa banyak disekitarnya terdapat orang-orang yang kurang beruntung. Bagaimanapun sibuknya kita akan dunia yang dikejar, seberapun gaji yang didapatkan, selalu ingatlah bahwa sebagian Rizki yang kita peroleh, sebagiannya adalah milik mereka yang membutuhkan. Jika kita ingin rizki bertambah dan terus mengalir mudah saja, caranya sedekahkan sebagian rizki yang didapatkan. Hakikat sedekah adalah bertambah, seperti pada hadist, مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ “Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim) Sebenarnya Allah SWT ingin menambahkan rizki kepada kita, tapi kadangkala kita nya saja yang tidak mau. Tidak mau mengeluarkan sedekah. Ingatlah bahwa harta dunia tidak bisa dibawa saat kita sudah mati. Cinta dunia secara berlebihan tidaklah baik. Maka, mulailah sekarang juga apabila kita mendapatkan uang, entah itu dari gaji kita, ataupun pemberian yang lain, ingatlah untuk mengeluarkan sebagian uang tersebut untuk disedekahkan. Cobalah lakukan hal tersebut, entah mendapat uang dari gaji atau dari siapapun keluarkan saja sebagiannya dan sedekahkan. Maka, dunia akan menjadi hal yang kecil bagi kita… (reallayyina.blogspot.com)

Salam silaturahmi kami sampaikan, semoga Bapak/Ibu senantiasa mendapat bimbingan dan lindungan Allah SWT dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, Amin.